Kamis, 07 Juli 2011

Tips daftar masuk ipdn

Bagi anak muda di Indonesia, yang telah lulus SMA kini sering kali bingung akan melanjutkan kemana. Kerja? Kuliah?itu pertanyaan susah.

Sebelumnya saya akan cerita bagaimana bisa hingga saya sampai disini. Agar kiranya ada motivasi besar baru bagi kalian.
Selesainya dari SMA, saya bukanlah anak pintar di SMA yang bisa masuk SMPTN. Jangankan SMPTN, nilai nilai saya di SMA pun ada yang belum lengkap di rapor. Yang ada di pikiran saya waktu itu, ingin nganggur dulu setahun, "yang penting enjoy aja lah.."..

Kemudian pada waktu itu, di hari Jumat tepatnya, saya di sms Ibu Saya. Ditanya saya, "Guh, gmana, mau daftar mana? Kok ga jelas gitu?". yang kemudian saya jawab singkat dan kalem"gatahu bu".
Ya begitulah awalnya, saya yang ga jelas, yang punya pikiran yang penting enjoy aja layaknya anak muda kebanyakan penganut paham life s beautifull, namun akhirnya bisa tersenyum di salah satu sisi tempat di IPDN sambil menuliskan tulisan ini.

Kemudian Ibu menawarkan adanya pendaftaran IPDN di BKD. Namun rupanya pendaftaran tinggal sehari lagi, karena hari Sabtu formulir sudah harus dikumpul. Maka pada saat itu juga, saya(dengan ga terlalu berharap), ganti baju dan ambil formulir. Naik motor vega R, melewati jalanan Banjarnegara ke kantor BKD. Saya dapat formulir.
Saya buka formulir, WAHHHHH KOK BANYAK BANGET SYARATNYA...!!!(baru pernah buka formulir pendaftaran kedinasan)..

Dengan bingung bingung dan tanya ini itu sana sini, saya isi satu persatu formulir. Masih tetap dengan tidak yakin, saya ke puskesmas daerah untuk tes anti narkoba dan syarat badan lainnya. Lalu hari Jumat juga, saya ke POLRES membuat SKCK (syukurlah meskipun d SMA agak nakal, tidak tercatat jelek di catatan kepolisian).

Kemudin hari test. Test pertama test psikolog. Dalam hati, bingung juga saya, karena saya belum pernah ikut yang seperti itu.Soal ada ratusan, ditambah soal2 angka yang luar biasa banyak. Gila, apaan nih. Namun saya si, yang penting semangat aja lah.. Tes dari jam 7 pagi sampai jam setengah dua. Jujur aja, pas sholat zuhur leher saya sampai sakit banget, saking lama dan konsen tesnya. Yakin ga yakin saya pulang bersama rombongan.
Tes berikutnya tes smapta, saya yakin itu, karena saya merasa maksimal. Tes lari lari mah ga susah buat saya. Sejak kecil biasa hiper aktif, maenan ma temen temen.(4 seperempat lapangan di kodam Semarang saya dapat).

Lalu test Kesehatan. Saya mulai serius dan banyak berharap pada tes masuk IPDN ini. Namun tes kesehatan, saya khawatir tidak lulus. Saya inget berbagai kenakalan remaja yang pernah saya buat. Maka, Saya minum kecap+ jeruk nipis, minum soda, makan sate, minum susu kental manis, buat kemungkinan yang tidak baik di tes. Resep itu, saya tahu dari temen temen saya yang udah lebih gede.
Alhamdulillah lulus juga.

Yang menarik, saya yang masih tidak yakin, karena saingan saya dari KAbupaten saya saja anaknya Polisi (pastinya postur tinggi sedangkan saya sedang saja), anak guru SMA (pastinya pintar dia di IPA lha saya di IPS), anak didikan Satpol PP,pastinya sudah tau tes tes seperti ini (saya mana tahu yang beginian).hehehe.. Pada siang itu, saya sedang mancing di Sungai Serayu (kerjaan anak muda yang lagi ga da kerjaan dan ga dapat kuliahan). Celana santai, baju oblong. bawa pancing. tapi, bawa HP juga buat hiburan..hehehe..
Duduk duduk di pinggiran sungai, nyantai, pokoknya bener bener Enjoy Lah.. Lalu, tliiiitttt, bunyi HP saya ada telpon dari ibu saya.
"Guh lagi dimana?",
"Lagi Mancing Bu, di sungai"
"Astagfiruloh...!!!Ngapain kamu...."
"Hehehe,iya bu...."
"Guh cepat pulang, ganti baju, buat latihan..."
"Latihan apa Bu??"Bingung saya.
"Selamat ya, kamu lolos tes akademis dan selanjutnya Pantukir di Sumedang,,,"
"..............?!?!" Saya pun langsung pulang tanpa pikir panjang. Langsung kerumah dengan wajah merah, Alhamdulillah...

Ya. saya yang di sd dan smp selalu dapat rangking, di Sma bener2 kacau, lulus sma ga jelas. Syukur dapat lolos tes IPDN. Saingan banyak dan memang berkualitas. Tes sulit, dan memang rumit. Dibalik itu semua, saya teringat kata kata ayah saya. "Guh, menurutmu kenapa kamu bisa diterima? Usahamu? Kemampuanmu? Kehebatanmu?...."
Dalam hati saya, "ya pak, saya anak bapak, saya dulu sering olah raga, bola, silat, basket,badminton, dari SD saya pernah mewakili sekolah.."
Sebelum akhirnya Bapak saya bicara lagi, "Lihatlah Guh, Ibu tiap malam bangun, sholat malam, Dia mendoakanmu selalu diantara tengadah dua telapak tangannya, Ibu mendoakanmu di setiap butir air matanya, Tahukah kamu akan itu semua...?"
Saya diam. Dan hanya diam itu sajalah yang bisa membuatku mengerti akan jalan dalam hidup ini. Akan kebaikan hidup atas kebaikan kita. Akan jalan hidup kita. Dan akan Ibu dan Tuhan, yang sungguh memiliki kaitan.. Bukan sepenuhnya tangan kita yang membuat kita berhasil, tapi tangan Tuhan yang beserta kebaikan dan doa. Maka jika ada lagi orang yang tanya Bagaimana Biar Bisa Masuk IPDN.. Yang saya tahu, adalah usaha yang beserta doa. Doa kita dan doa orang yang tulus mengasihi kita, ORANG TUA!










I. SYARAT-SYARAT PENERIMAAN CALON PRAJA IPDN :
a. Calon Peserta dari Umum
1. Warga Negara Republik Indonesia.
2. Fotocopy Ijazah/STTB Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)/Sekolah Pertanian Pembangunan (SPMA, SUPN, SNAKMA, STMP) tahun lulus 2006, 2007 dan 2008 dengan nilai minimal rata-rata 7,00 (tujuh koma nol nol) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah.
3. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dinyatakan dari Polres setempat.
4. Surat keterangan berbadan sehat, tidak cacat jasmani/rohani, tidak bertato/bekas tato dan tidak buta warna. Dalam hal berkaca mata diberikan toleransi maksimal ukuran plus dan minus 1,0 (satu koma nol) dan tidak menggunakan contact lens, dari Dokter Pemerintah setempat.
5. Tinggi Badan sekurang-kurangnya 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita.
6. Surat keterangan belum pernah menikah/kawin/hamil/melahirkan dari Kepala Desa/Kelurahan setempat.
7. Surat Keterangan Bebas Narkoba.
8. Surat pernyataan sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan, bersedia mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan Pemerintah sejak proses penerimaan sampai pelaksanaan pendidikan apabila mengundurkan diri dan/atau diberhentikan karena melakukan kesalahan dan/atau melanggar peraturan-peraturan pendidikan serta bersedia menaati segala peraturan yang berlaku di IPDN yang dinyatakan secara tertulis di atas kertas bermaterai Rp. 6000,- dan diketahui oleh orang tua/wali.
9. Pas photo hitam putih menghadap kemuka dan tidak memakai kacamata, ukuran 3 x 4 sebanyak 5 (lima) lembar.
10. Mengisi formulir biodata peserta menggunakan huruf kapital dengan tinta hitam (form terlampir);
11. Bagi calon peserta yang masih menduduki kelas III SMU/MA/SPMA, SUPM, SNAKMA, STMP wajib menyerahkan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah yang menyatakan bahwa calon peserta masih duduk di kelas III dan telah mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) dan saat ini masih menunggu hasil kelulusan yang dipergunakan untuk mendaftar sebagai peserta tes calon praja IPDN tahun 2008, dengan ketentuan apabila Ijazah/STTB tidak memenuhi syarat nilai 7,00 (tujuh koma nol nol), maka secara otomatis dinyatakan gugur;
b. Seleksi
1) Tahapan Seleksi/Tes
a. Seleksi Administrasi dilaksanakan oleh Panitia Kabupaten/Kota dan Provinsi, yang selanjutnya akan di verifikasi ulang oleh Panitia Provinsi;
b. Tes Psikologi, dilaksanakan oleh Lembaga Psikologi yang ditunjuk oleh Menteri Dalam Negeri RI;
c. Seleksi Kesamaptaan, yang dilanjutkan dengan Seleksi Kesehatan bagi yang lulus Seleksi Kesamaptaan, dilaksanakan oleh Tim Penguji Kesamaptaan dan Tim Penguji Kesehatan PNS yang ditunjuk oleh Panitia Provinsi;
d. Tes Akademis, dilaksanakan oleh Panitia Pusat bersama Panitia Provinsi dengan Materi Soal dari Pusat;
e. PANTUKHIR (Penentuan Akhir), dilaksanakan oleh Tim yang terdiri dari Pejabat Eselon I Departemen Dalam Negeri dan pejabat lain yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri RI.
2) Materi Tes Akademis, terdiri dari :
a. Pancasila dan UUD 1945;
b. Pengetahuan Umum;
c. Bahasa Indonesia;
d. Bahasa Inggris;
e. Matematika.
3) Seleksi/Tes dilakukan dengan sistem gugur, yaitu para peserta yang tidak lulus tahapan seleksi/tes sebelumnya tidak diperkenankan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.

II. TATA CARA PENERIMAAN
Penerimaan calon praja IPDN tahun 2008 dilakukan melalui proses sebagai berikut :
1. Pendaftaran dilakukan pada hari Senin s.d. Jum,at pukul 08.00 s.d 16.00 WIB mulai tanggal 26 Mei s.d. 7 Juni 2008 di Kantor Walikotamadya/Kabupaten sesuai domisili. Khusus untuk pendaftaran pada hari Sabtu dibatasi sampai dengan pukul 14.00 WIB.
2. Berkas dari Kotamadya/Kabupaten dikirimkan kepada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta c.q. Bidang Pembinaan dan Pengembangan Karier, dan diterima paling lambat tanggal 7 Juni 2008 pukul 16.00 WIB.
3. Bagi peserta yang memenuhi persyaratan administrasi akan diumumkan pada tanggal 11 Juni 2008.
4. Bagi calon peserta tes yang masih duduk di kelas III SMU/MA/SPMA, SUPM, SNAKMA, STMP diwajibkan menyerahkan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dari Kepala Sekolah yang menyatakan hasil nilai rata-rata Ijazah/STTB paling lambat tanggal 16 Juni 2008 jam 16.00 WIB pada Panitia Provinsi (Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta c.q. Bidang Pembinaan dan Pengembangan Karier) dengan ketentuan apabila Ijazah/STTB tidak memenuhi syarat nilai 7,00 (tujuh koma nol nol), maka secara otomatis dinyatakan gugur dan tidak diperkenankan mengikuti tes psikologi.



Ya. Tips masuk IPDN per tahap adalah :

1. TEST PSIKOLOG.
BAgi yang pernah mengikuti tes psikolog, pastilah tahu.
Bagi yang belum pernah, adalah penggunaan logika dan rasa.
2. TEST KESEMAPTAAN.
YAng utama adalah kuat lari, karena lari memegang bobot besar. 12 menit minimal 2400 m laki laki, 2000 m perempuan.
push up, latihan minimal 40 kali.
push up latihan minimal 40 kali.
Kemudian berltihlah pull up, shutle run.

3. TEST KESEHATAN.
Cek dahulu fiisik. THT, Gigi, Penyakit dalam. Pastikan aman dan kalaupun ada masalah segera urus.

4. TEST AKADEMIS.
Pengetahuan dan Ilmu dasar di sekolah dan wawasan umum.
Jangan isi kalau tidak pasti benar.
***istirahat yang cukuplah saat akan tes.

Dari semua tips, yang sudah ada diatas, yang paling penting lagi pastinya teman teman sudah tahu.. Ya. DOA. Mintalah doa dari orangtua disamping doa kita. Karena Restu Allah beserta Restu Orang Tua. DAn Yakinlah dalam doa kita, Karena Kehendak Allah, seperti prasangka kita, maka yakinlah!!
Demikina, wassalamualaikum warahmatullahiwabarakatu (Semoga kedamaian dilimpahkan kepadamu diiringi dengan rahmat dari Allah dan juga barokah dari Allah untukmu).
www.chocolife-chocolife.blogspot.com




13 komentar:

  1. hidup abang doakan saya bang agar seperti abang juga. amin

    BalasHapus
  2. Aku yakin. Allah itu Maha dari semua hal

    BalasHapus
  3. terima kaish mas atas infonya :)

    BalasHapus
  4. mudah mudahan karunia tuhan bisa sampai juga kepaaKu :)

    BalasHapus
  5. ok terimakasih semua atas kunjungannya. apabila ada yg bs saya bantu, jangan sungkan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. "ok terimakasih semua atas kunjungannya. apabila ada yg bs saya bantu, jangan sungkan."

      jadi gini mas, saya seorang mahsiswa Universitas negeri di bengkulu, dan berasal dari sumatera selatan.

      saya lulus SMA pada tahun 2011 tadi, tapi saya cuma ikut tes perguruan tinggi negeri.
      dan pada tahun 2011 tersebut, saya belum sempat ikut tes IPDN.
      akhirnya pada tahun 2012 saya ikut tes IPDN, berbagai tahapan tes IPDN saya ikuti,
      seleksi administrasi
      seleksi psikologi
      seleksi kesehatan
      seleksi kesamaptaan
      semuanya berhasil saya lewati.

      tapi saya gagal di seleksi akademis,
      memang itu yg agak berat bagi saya diantara seleksi yg lainnya.

      postingan diatas, mas mengatakan kalau utk seleksi akademis

      "JANGAN DIISI KALAU TIDAK PASTI BENAR"

      sedangkan dari sumber lain yg saya dapatkan, kalau semuanya harus diisi karena tidak ada sistem minus.

      jadi bagaimana tanggapan mas-chocoday????

      saya ingin ikut lg di tahun berikutnya, dan itu kesempatan terakhir saya.

      mohon tanggapi secepat mungkin.
      TERIMA KASIH.

      (kalau bisa, tolong kirim alamat E-Mailnya, please)

      Hapus
  6. yang ingin saya sampaikan di tulisan saya itu adalah apapun usaha kita, klo tdk diperkenankan Tuhan, tidak akan jadi.masalah tes bagaimana, demikian yg saya jalani. email saya,hartatoteguh@ymail.com

    BalasHapus
  7. mantap bang ,, saya yakin bisa menyusul abang, hha

    BalasHapus
  8. Pasti bisa menyusul kakak ditahun 2014

    BalasHapus
  9. kakak mhon bantuannya..kalau gigi yg brlubang lalu tdk d cabut.apakah akan brpengruh utk penilaian tesnya nanti..dan kalau di pantukhir itu apa2 aja yg d tes?gigi di tes juga?soalnya gigi saya udah dua yg di cabut.dan apa tips nya dlm menghadapi pantukhir.thanks

    BalasHapus
  10. saya endah retno an,masih duduk di sma 2 model binjai(sumut) cita2 ingin masuk IPDN mohon doanya ya abang.trimakasih

    BalasHapus
  11. bang,, anak SMK bisa ikut ndak??
    makasiih,,

    BalasHapus